Senin, 30 Desember 2019
Masjid Istiqlal Yang Damai
Jakarta - Seperti dalam mimpi sholat di dalam masjid istiqlal, Ya. Masjid terbesar di Indonesia yang terletak di DKI Jakarta yang diresmikan oleh pak Presiden Soeharto pada 14 rabiulawal 1398 H.
Tentu saja tempat ibadah rumah-Nya sang Pencipta, sang penguasa dan paling abadi. Masjid istiqlal merupakan masjid terbesar di Indonesia, bahkan dinobatkan sebagai masjid yang paling indah dan damai seketika kita sedang melaksanakan ibadah sholat.
Aku pun tak mau ketinggalan untuk menjenguk dan melihat langsung serta ingin sekali shalat di masjid yang indah ini. Ya, rasanya sulit ku jelaskan saat hendak menuju masjid istiqlal. Pada waktu itu aku dengan teman seperjuangan Nopen Mogiarto lagi bersantai di taman Monumen Nasional (monas) saat itulah aku terobsesi saat melihat dari kejauhan. Aku pun bergegas menuju masjid 28 Desember 2019.
Saat di perjalanan, aku pun mulai berjalan dari penghujung sampai ke gerbang pintu masuk, rasanya capek, letih dan merasa ada yang mengikuti dari belakang. Karena takut ketika sudah menuju masjid aku pun bertanya dengan penjual bakso di pinggiran jalan, masih jauh ya masjid istiqlal dari sini pak, "jauh mas ada sekitar 1 km lagi, 'kata si tukang penjual bakso. Aku pun berkata masih jauh sangat padahal aku sudah berjalan 1 km. Haduh...!
Tak ingin menyerah, karena ingin sekali melaksanakan sholat magrib karena sudah menjadi agenda saat berada di Desa. Terus berjalan, eh ternyata salah jalan, ku lihat kiri kanan muka belakang lampu pada gelap semua. Aku pun berkata kalo kita niatnya baik pasti dilindungi Allah SWT.
Ketika sudah sampai di masjid istiqlal, aku pun bergegas mengambil air wudhu dan langsung masuk kedalam masjid untuk melakukan sholat. Saat berada di dalam masjid keindahan, kenyamanan, kesyahduan, kedamaian pun terbayar dari rasa capek menuju istiqlal.
Tak hanya indah, ornamen di dinding serta langit-langit masjid istiqlal banyak sekali tulisan kaligrafi sehingga membuat kita kagum serta merasa takjub melihat keindahannya ketika berada di dalam masjid. Baik dari segi pembangunan yang kokoh, arsitektur yang luar biasa sungguh indah dan damai masjid istiqlal.
Rabu, 25 Desember 2019
Pemikiran Marx Dalam Tatanan Kehidupan
Marxisme”, karena dilebih-lebihkan, telah menjadi momok yang menakutkan sebagai sarana pembebasan umat manusia dari ketidakadilan maupun sebagai sumber segala subversi.
Dalam buku, Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno, SJ menjelaskan pokok-pokok pemikiran Marx secara objektif dan kritis. Setelah mengemukakan bentuk-bentuk sosialisme “utopis” yang mendahului Marx, ia kemudian menelusuri perkembangan dalam pemikiran Marx: dari paham Marx muda tentang peran filsafat kritis dan keterasingan manusia sampai terbentuknya teori tentang hukum-hukum yang mendasari perubahan masyarakat dan kritik terhadap kapitalisme.
Selanjutnya, ia menggariskan kembali bagaimana ajaran Marx menjadi “Marxisme”, ideologi perjuangan kaum buruh, serta memperkenalkan aliran-aliran terpenting dalam Marxisme. Siapa pun yang ingin mengetahui apa yang sebenarnya diajarkan oleh Marx serta membentuk penilaian kritis sendiri tentangnya akan sangat terbantu oleh buku tersebut taanpa terjebak oleh jargon-jargon yang serta-merta mengutuk maupun memuji Marxisme, yang sebenarnya hanya untuk menyelamatkan kepentingan-kepentingan sempit tertentu.
Selasa, 10 Desember 2019
Warga Kaur Kecewa Indonesia Kalah Atas Vietnam
Kaur, CB - Tampak jelas penonton menyaksikan pertandingan Indonesia vs Vietnam Sea Games di Filipina tentunya penonton sangat antusiasme mendukung kemenangan Indonesia menjadi sang juara, Selasa (10/12/2019).
Namun, apa dikata nasib Indonesia untuk menjadi sang juara Sea Games harus di kubur dalam-dalam dengan skor telak 0-3 atas Vietnam. Kekecewaan pun dirasakan oleh penonton Desa Tanjung Harapan Kecamatan Semidang saat nonton bareng seperti yang diungkapkan Sugeng.
"Saya selaku pengamat sepak bola merasa kecewa dan sedih melihat Indonesia kalah atas Vietnam, tapi tak apalah walaupun kita kalah tetap kita apresiasi pemain sepak bola kita sejauh ini sudah mampu berjuang sampai ke-final, " jelas Sugeng pengamat sepak bola.
Tak hanya itu Deno juga mengungkapkan kekecewaan yang mendalam dengan hasil buruk dari tim Indonesia.
"Ya, saya selaku penonton sungguh kecewa, masa satu gol tidak bisa, untuk kedepannya saya berharap Indonesia terus meningkatkan kualitas pemain, berkerja keras untuk merebut juara dan terus mengevaluasi pemain Indonesia agar mampu bersaing dikancah Internasional, " ujar Deno.
Untuk diketahui, penonton diperkirakan lebih dari 100 orang terdiri emak-emak, bapak-bapak dan Bujang Gadis dari Desa Padang Panjang, Awat Mata, Nusuk dan Tanjung Harapan.
Langganan:
Komentar (Atom)
Kpd Yth Bpk Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim (@nadiemmakarim)
Mencatat Sejarah, - Pesan teruntuk Bpk Menteri Pendidikan, kami pun tidak tahu harus mulai dari mana, semoga ini sampai di tangan anda dan ...
-
Berita Cahaya - Kabut asap mulai menyelimuti Kabupaten Kaur dari Kecamatan Semidang Gumay sampai ke Kaur Selatan selasa 07-40 WIB (24/0...
-
Seluma adalah salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu. Kabupaten seluma memiliki pesona alam yang indah, salah satu pesona ...
-
Biola Tua  Foto H. Zakwan Zanim Catatan Bengkulu - Bengkulu Selatan merupakan salah satu Kabupaten yang...


