Sabtu, 29 Februari 2020

Sebatas Rindu






Imajinasi ~ Sejauh ini rindu hanyalah imajinasi, kita didekatkan dengan manusia. Siapakah yang pantas dirindukan?
Temanmu dengan gurauannya yang selalu membuatmu terbahak?
Kenalanmu yang kesukaannya sama denganmu?
Atau dia yang selalu kau dambakan diam-diam?

Bahkan mantan terbaik?
Jangan sampai kita menjadi 'KALA' kita adalah sepasang luka yang saling melupa. Eeasts cerita buku dong.

Sungguh menurutku dalam sebuah hubungan, rindu adalah bagian terbaik. Tidak dicari, tapi selalu dinikmati. Bukankah ia yang berjasa merekatkan yang jauh, apalagi jika sudah diekspresikan dengan bertemu?

Sudahlah.... Lupakan saja rindu memang gitu kok.

Bila masih bingung, mengapa kau tidak lihat siapa yang bisa memberikanmu sesuatu yang kekal? Sesuatu yang bisa kau pegang bersama hingga rindu itu tak kan pernah hilang.

Jika begitu, nampaknya yang pantas kita rindukan adalah ia yang setia bersama di jalanNya, saling berpangkutangan dan menasihati. Karena hanya dengan itu kita bisa menggapai ganjaranNya yang kekal, dan bertemu lagi setelah mati, di akhirat nanti.

Jumat, 14 Februari 2020

Sebuah Perjalanan Kisah dan Do'a



Edukasi - Ada keindahan dibalik kabut yang buram mengaburi pandangan.
Ada ketenangan dalam dzikir yang terkesan membosankan.
Ada pelajaran di antara konflik yang menyesakkan.
Dan ada kenangan di akhir keharmonisan yang tercipta dari semua kejadian.

Cerita itu telah tergores, ditulis langsung oleh Sang Maha Pencipta.

Tetapi di awal kamu jumawa, seakan-akan cerita versimu lah yang terbaik.

Terkadang kamu memaksakan alur selanjutnya seharusnya seperti begini dan begitu. Terkadang pula kau memaki masa lalu , "mengapa sih harus seperti itu?" Katamu.

Kamu bisa mendapatkan jawaban dari segala kegelisahan terhadap kisahmu. Semua bisa diperoleh hanya jika kau sabar, tawakkal dan ikhlas melaluinya.

Hingga saatnya tiba, Allah mengkhendaki membuka tabir karunianya berupa plottwist penuh hikmah. Bahkan kamu akan tertakjub sampai bisa terbahak sambil menangis haru, aneh dan lucu. Kamu akan sadar bahwa Inilah kisah terbaik karya Maha Puitis, kisah yang lebih seru dari film boxoffice apapun itu, dan tokohnya adalah kamu!

Terimakasih telah berbagi konflik menyenangkan untuk aku belajar tentang sabar, keluarga, cinta, perjuangan dan keikhlasan.

Ini adalah sebuah perjalanan yang merangkum segala kisah dari awal hingga akhir di tempat yang semangatnya juga jadi doaku untuknya, tumbuh dan menginspirasi.

Rabu, 05 Februari 2020

Optimisme Dalam Kehidupan



Edukasi - Hidup itu sangat likuid, bentuknya susah untuk diprediksi. Apa yang menjadi rencana kita kadang buyar di tengah jalan. Lagipula siapa sih yang mampu memahat air?

Apalagi jika berbicara tentang harapan. Jika sebuah rencana gagal, kita hanya kesal. Namun Jika harapan tidak terpenuhi, maka sakitlah hati. Bisa saja sampai depresi.

Di dunia ini, tidak semua hal harus kita pikirkan. Kepala manusia bagai gelas yg selalu berganti airnya. Jika berlebih maka ia luber.

Namun, yang membedakan dengan gelas, ia hanya bisa diisi dengan satu jenis air. Jika ingin diisi jus jeruk, maka air yang mengisi sebelumnya harus ditumpahkan terlebih dahulu. Sehebat-hebatnya kepala tetap punya batasan.

Berhentilah menyiksa kepala dan hati dengan memikirkan apa yang seharusnya kurang bijak untuk terlalu lama dipikirkan. Jika harapan 'tidak sengaja' terpaut pada seseorang atau tersemat pada capaian duniawi, maka janganlah ia taruh pada harapan karena ia bersayam pada hati, nanti sakit jika tidak terealisasi.

Berhenti berpikir tentangnya dan tampung ia pada wadah yang lebih mulia dari kepala, yaitu doa.

Jika kepala malah memusingkan, maka doa memiliki kemungkinan untuk dikabulkan.

Sederhanannya hidup ini adalah tentang perbaikan. Kita lapar maka perbaiki dengan makan. Kita ngantuk maka perbaiki dengan tidur. Kita kebelet, kita perbaiki dengan melesat secepat kilat ke toilet terdekat.

Dan mimpi, sederhananya adalah serangkaian masalah yg harus diperbaiki secara bertahap, satu persatu. Maka mulailah perbaiki dari apa yg bisa kamu gapai, lalu ke bagian selanjutnya dan seterusnya.

Lelah? Pasti, Terjatuh? Niscaya. Tidak apa, itu juga salah satu masalah yang harus kamu perbaiki. Terus pegang kesabaran hingga akhirnya pincak mimpi satu2nya yg harus kamu perbaiki.

Pada akhirnya mimpi hanyalah salah satu rangkaian dari cita-cita yg lebih besar. Lalu cita2 apa yg lebih besar daripada menggapai surgaNya?

Mari perbaiki diri, perbaiki dunia .“Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.”

        *Terima Kasih kepada pembaca setia kita, yang selama ini mensupport admin sampai saat ini, admin juga menerima laporan dan aduan masyarakat. Maaf, apabila rilis kita minggu ini telat, dikarnakan mimin lagi sibuk*

                                                                   Ttd.


                                                                Eko R. S

Kpd Yth Bpk Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim (@nadiemmakarim)

Mencatat Sejarah, -  Pesan teruntuk Bpk Menteri Pendidikan, kami pun tidak tahu harus mulai dari mana, semoga ini sampai di tangan anda dan ...